Beberapa Hal Yang Membuat Baby Sitter Anda Berhenti Kerja

Alasan kenapa baby sitter berhenti

Memiliki baby sitter dirumah akan cukup membantu kita dalam mengurusi anak, terlebih lagi bagi kita para bunda yang juga berprofesi sebagai wanita karir. Keberadaan mereka (baby sitter) bagaikan penyelamat yang sangat membantu.

Dari sekian banyak masalah yang dihadapi oleh para bunda dengan baby sitter, masalah yang paling banyak adalah dimana si baby sitter yang kita pekerjakan ternyata tidak bertahan lama bekerja dengan kita.

Bahkan salah saeorang teman umi ada baby sitter yang begitu sampai ke rumah majikannya langsung saja minta diganti dengan yang lain, entah karena sebab apa.

Ada lagi yang berhenti begitu saja tanpa pamit setelah gajian dan ada juga yang bilangnya ada keperluan di kampung namun ternyata tidak kembali lagi. Semuanya tentu berarti bunda harus segera mencari penggantinya.

Nah Lho Anak-anak Susah Akrab Dan Terlanjur Suka Dengan BS yang lama

Salah satu masalah yang sering ditemukan ketika bunda mengganti BS yang lama dengan yang baru adalah, anak kita sudah terlanjur suka dengan kakak Baby Sitter yang lama. Namun apa daya, yang lama sudah berhenti meninggalkan bunda. Uh.. pokoknya jadi serba salah.

Lihat Juga : Daftar bahaya menggunakan jasa Penyalur Ilegal

Kenapa sih Mereka (baby Sitter) Berhenti?

Maka dari itu, dalam artikel kali ini, dalam berbagai wawancara serta penyelidikan dilapangan umi menemukan beberapa hal yang membuat baby sitter itu berhenti. Beberapa hal tersebut Antara lain ?

[highlight type=”label” style=”default”]1 Keadaan Tidak Sesuai dengan yang Di Janjikan/Di Harapkan[/highlight]

Seorang Baby Sitter memutuskan untuk bekerja pada sebuah keluarga karena baby sitter tersebut juga ikut memilih, keluarga mana dirinya akan mengabdi. Jadi ketika pemilihan baby sitter di tempat penyaluran atau yayasan biasanya mereka sudah memiliki ekspektasi tentang keluarga seperti apa mereka akan bekerja.

Dan ketika mereka di rekrut maka kebanyakan mereka akan berharap keadaannya akan sama dengan yang mereka harapkan. Namun jika ternyata jauh dari harapannya, maka biasanya mereka akan minta digantikan dengan yang lain.

Bagaimana solusinya?

Nah, agar hal ini tidak terjadi maka ketika bunda memilih baby sitter tersebut di yayasan. Langsung saja terbuka dengan keadaan dirumah bunda, bagaimana lingkungan dan kebiasaan anak bunda. Biarkan sang Baby Sitter memutuskan dengan hatinya yang mantap bahwa dirinya akan ikut dengan bunda.

Dengan keputusan yang berasal dari hatinya dan keterbukaan kondisi rumah bunda, biasanya si baby sitter akan lebih siap menghadapi keadaan dan akan bertahan lebih lama.

Lihat Juga : Yayasan baby Sitter Jakarta

[highlight type=”label” style=”default”]2 Majikan Yang Cerewet[/highlight]

Sebagai seorang ibu, sudahlah tentu kita akan menjadi sangat care dan protective terhadap anak kita. Makanya kita terkadang memberikan wejangan, nasihat dan bahkan kritik yang cukup banyak pada baby sitter kita.

Kalau hanya sehari dua hari, ya mungkin saja sang BS akan sabar. Nah kalau setiap hari ? Wah bisa jadi kesal dan akhirnya dirinya minta pulang.

Alasan berhenti nomor dua ini paling banyak dialami oleh para baby sitter yang baru pertama kali bekerja dan memiliki perasaan yang sensitif. Sehingga sedikit saja dimarahi maka mereka merasa sudah ingin berhenti bekerja.

Bagaimana Solusinya?

Agar tidak mendapatkan baby sitter yang ingin segera berhenti ketika dikritik atau kita beri saran. Maka sebaiknya bunda mengambil baby sitter yang sudah berumur atau berpengalaman. Karena mereka sudah biasa dengan kondisi kerja sehingga lebih tahan terhadap masukan dan kritik yang kita berikan pada mereka.

Dan juga, bunda diharapkan ketika memberikan kritik atau saran tidak dibarengi dengan nada meninggi seperti orang marah atau membentak. Bunda bisa mengkoreksi mereka sambil bercengkrama dan sambil memuji mereka. Dengan cara tersebut biasanya para baby sitter aka dengan senang hati menerima koreksi serta masukan bunda. Dan juga rasa kekeluargaan tetap terjamin.

Lihat Juga : Jasa Baby Sitter terpercaya di jakarta

[highlight type=”label” style=”default”]3 Salah Sedikit ke Polisi[/highlight]

Namanya anak-anak, terkadang mereka bermain sesuatu yang bisa membuatnya terjatuh atau terluka ringan seperti lari-larian. Nah kalau sudah timbul luka (Misal; lecet), biasanya kita sebagai orang tua menjadi marah dan kesal dan hasilnya memarahi baby sitter yang menjaganya.

Bukan bermaksud membela mereka, namun sebuah kecelakaan kecil bagaimanapun juga suatu saat akan terjadi karena yah.. namanya juga anak-anak. Dan tidak seharusnya bunda yang mendapatinya menjadi marah besar.

Cukup tegur saja dengan baik dan tanyai mereka dengan senyum. Jangan memojokan, karena kita takut mereka merasa di tuduh sebagai penjahat. Dan yang paling penting adalah, Bunda jangan pernah bilang akan melaporkan mereka ke Polisi gara-gara hal ini.

Penting untuk diketahui, bahwa sebagian besar orang yang bekerja menjadi baby sitter adalah mereka yang berasal dari desa. Dan arti kata lapor polisi adalah suatu hal yang sangat mengerikan bagi mereka. Ketika bunda mengucapkan hal tersebut pada mereka, maka sama artinya dengan membuat mereka ketakutan. Dan kalau itu sudah terjadi, maka bisa tunggu saja dalam waktu singkat mereka akan segera minta berhenti ataupun kabur.

Lihat Juga : Cara mengetes Baby Sitter Baru dalam Hal Bekerja

Bagaimana Solusinya?

Solusinya adalah, bunda bisa pasang CCTV di rumah untuk memantau kejadian  yang sebenarnya. Jika itu karena kesalahan yang disengaja, maka jangan ragu untuk memberhentikan sang baby sitter. Namun jika karena memang tidak disengaja, maka maafkanlah mereka dan tutup persoalan sampai disana saja. Ingatlah Bun, kemarahan kita tidak akan membawa pada penyelesaian masalah, malah akan memperparahnya.

[highlight type=”label” style=”default”]4 Gaji Tak Kunjung Di Bayar[/highlight]

Setiap dari kita bekerja, tentunya mengharapkan suatu imbalan atau upah yang dijanjikan. Begitu juga halnya dengan baby sitter.

Mereka jauh-jauh berangkat dari daerah asalnya di kampung ke kota besar seperti jakarta adalah semata demi mendapatkan upah ataupun gaji untuk mereka dan keluarganya.

Salah satu alasan yang banyak dikemukakan oleh para baby sitter adalah, terkadang ada beberapa majikan yang dengan beragam alasan malah menahan Hak Gaji mereka.

Prilaku menahan gaji seorang baby sitter akan membuat mereka merasa kesal dan galau. Segala pemikiran akan berkecamuk, apalagi kalau orang tua di kampung sudah menelepon dan berharap sekali di transfer.

Lihat juga : 7 Tips Membuat Baby Sitter Betah Bekerja

Bagaimana Solusinya?

Solusinya ya bunda jika sudah tanggalnya gajian, maka jangan ditahan-tahan. Langsung saja diberikan karena memang merupakan haknya.

Jika bunda tidak memberikan gajinya juga, nanti bisa tersebar kabar kalau bunda adalah orang yang pelit dan tidak mau membayar gaji orang. Dan dalam era media sosial seperti sekarang hal tersebut dapat dengan cepat menyebar di antara jaringan para pembantu dan baby sitter. Hasilnya nanti, bunda akan sulit mendapatkan penggantinya lho.

[highlight type=”label” style=”default”]5 Pekerja lain yang tidak bisa bekerja sama[/highlight]

Masalah lainnya yang membuat baby sitter tidak betah adalah ketika para pekerja lainnya di rumah bunda tidak mau menerima sang baby sitter yang baru.

Hal ini akan membuat sang baby sitter merasa terkucilkan dan akhirnya mereka meminta berhenti ataupun segera pamit.

Bagaimana solusinya?

Bunda bisa memberikan pengertian pada para pekerja lainnya bahwa sudah sewajarnya kita saling membantu dan bekerja sama. Jangan ada membeda-bedakan dan saling mengucilkan, mudah-mudahan dengan begitu para pekerja lainnya dapat mengerti dan menerima sang baby sitter baru dengan senang hati.

Lihat juga : Daftar Keterampilan Wajib baby Sitter

[highlight type=”label” style=”default”]6 Majikan yang Angkuh dan kurang menghargai[/highlight]

Seseorang yang merasa dihargai dan diakui eksistensinya di tempat kerja maka akan bertahan dengan lebih lama disana, karena ada perasaan self of belonging mereka disana.

Dan hal yang sebaliknya pun akan terjadi, bila mereka merasa kurang dihargai ataupun direndahkan tentunya akan membuat sang baby sitter merasa kurang senang dan mereka tentu akan segera meminta pamit dan berhenti dari tempat kerja di rumah bunda.

Bagaimana Solusinya?

Berikan mereka penghargaan berupa pujian atas hasil kerja mereka, sekecil apapun itu. Jika ada kelebihan rejeki maka tidak ada salahnya memberikan mereka hadiah jika mereka berulang tahun. Hal tersebut akan menjadi suatu rasa yang sangat menyentuh hatinya. Sang Baby sitter akan merasa disanalah tempatnya dan insya ALLAH akan bertahan lama sekali bekerja di rumah bunda.

 

Nah tidak terasa sudah capai juga yang mengetik artikel ini. Mudah-mudahan informasi tentang 5 hal yang membuat Baby sitter tidak betah ini dapat menjadi suatu informasi yang bermanfaat.

Inilah Cara yang tepat untuk menjadi layanan baby sitter terpercaya

Salam hangat

 

Yayasan Harapan Bunda

author

BabySitterJakarta.com adalah sebuah website milik yayasan harapan bunda yang dibuat untuk memberikan informasi terkini tentang cara-cara pengasuhan dan bagaimana memilih baby sitter yang terbaik pada masyarakat.

Leave a reply "Beberapa Hal Yang Membuat Baby Sitter Anda Berhenti Kerja"

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*